"congratulations to all third grade students who have graduated at MAN Pangkalpinang"
Semoga Ilmu yang telah kalian peroleh bermanfaat bagi bangsa, negara,
masyarakat, tetangga, dan keluarga dan diri sendiri. Dan Semoga kalian
semua senantiasa di beri yang terbaik oleh Allah SWT...
sukses untuk perjuangan selanjutnya...^_^
belajarlah untuk menghargai orang lain, bersikaplah dewasa menghadapi dunia mahasiswa, jadilah contoh yang baik untuk adik-adik kelas mu...
5 hal yang harus dihindari dari sebuah tanda tangan
Perlu
anda ketahui bahwa goresan tangan anda pada secarik kertas dapat
memberikan gambaran mengenai karakteristik dan kepribadian anda. Hal ini
berarti bahwa tulisan tangan anda bisa menceritakan tentang anda yang
sebenarnya. Secara singkat, tanda tangan kita adalah cermin bagaimana
kita ingin dilihat oleh dunia. Dan tulisan tangan kita sangat terkait
erat dengan pikiran bawah sadar kita. Oleh karena itu, jika tanda tangan
kita mencerminkan sinyal-sinyal yang baik, pikiran bawah sadar kita pun
juga memancarkan sinyal baik serupa. Berikut 5 Hal yang Harus Dihindari
dari Sebuah Tanda Tangan.1. tanda tangan tercoret
Tanda tangan dengan jenis ini selalu ditemui sebagai tanda bahaya. Tanda
tangan pada gambar di atas ini dibuat oleh seorang anak perempuan yang
melakukan bunuh diri pada tahun 2008 karena tekanan ujian. Dari garis
dasar tulisan yang ditinggalkan sebelum melakukan bunuh diri jelas
sekali menandakan dia sangat stress dan kecenderungan bunuh diri, hanya
karena dia tidak siap menghadapi ujian. Perhatikan juga coretan-coretan
tajam pada tandatangan namanya, menandakan perasaan tidak suka kepada
dirinya sendiri, dan keinginan untuk menusuk dan menghukum dirinya
sendiri. Itulah yang akhirnya dilakukan terhadap dirinya. Apabila pada
tanda tangan anda terdapat coretan baik horizontal maupun vertikal,
segera buang coretan itu. Karena apabila benar hal ini disebabkan oleh
kebencian terhadap diri sendiri, maka tiap kali menuliskan tanda tangan,
anda akan semakin membenci diri anda. Yang terjadi kemudian terjadi
adalah anda akan melakukan sesuatu yang mensabotase kesuksesan yang
telah anda raih. Oleh karena itu, biarkan tanda tangan anda sederhana
dan dapat terbaca. 2. tanda tangan yang kecil
Tanda tangan yang sangat kecil mencerminkan kurangnya rasa percaya diri
untuk menyelesaikan pekerjaaan sehari-hari. Seorang seperti ini apabila
berada dalam kerumunan orang atau pertemuan dengan banyak orang, akan
merasa yang paling kurang dibandingkan yang lainnya. Orang-orang seperti
ini harga dirinya selalu terinjak-injak oleh kerumunan, dan selalu
menjadi bulan-bulanan karena mereka takut untuk menyampaikan pendapat
mereka. Mereka tidak mempunyai keberanian untuk mengungkapkan yang
mereka pikirkan. Lama-kelamaan mereka akan menghindari kerumunan. Kalau
tanda tangan anda terlalu kecil, maka perbesarlah, tapi jangan terlalu
besar karena hal itu juga menunjukkan hal yang serupa. 3. tanda tangan yang "kembali"
Banyak sekali orang yang mempunyai tanda tangan seperti ini, yaitu setelah selesai tanda tangan, maka orang tersebut akan menambahkan garis akhir kembali dari kanan ke kiri tanpa mengangkat penanya. Tanda tangan seperti ini mencirikan seseorang yang terperangkap oleh masa lalunya, entah itu masa lalu yang baik maupun yang buruk. Jika anda mempunyai tanda tangan seperti ini, rubahlah dengan menggaris bawahi dimulai dari sebelah kiri ke kanan. 4. tanda tangan cakar ayam
Ini
adalah jenis tanda tangan yang paling umum digunakan orang. Tanda
tangan jenis ini menunjukkan orang tersebut selalu dalam kondisi yang
tergesa-gesa. Hal ini mungkin disebabkan oleh 2 alasan, yang pertama
pikiran orang-orang seperti ini lebih cepat dari tangannya. Atau mereka
biasanya tidak punya tanggung jawab mengenai kehidupan mereka. Mereka
terlalu sibuk dengan mereka sendiri dan jarang menyelesaikan apa yang
menjadi tugasnya, namun kemudian menyalahkan orang lain. Jika anda
memiliki tanda tangan seperti ini, ganti dan tuliskan nama anda dengan
lengkap. Ini akan sedikit memperlambat anda, tapi anda akan
menyelesaikan apa pun yang anda lakukan. 5. tanda tangan yang "tersamar"
Sekilas tanda tangan ini terlihat bersih, tapi jika diperhatikan lebih seksama, huruf pertama dari tanda tangan ini disamarkan dan ada seperti bulatan yang mengelilingi. Hal ini berarti “membatasi-diri”. Bulatan pada huruf pertama seperti itu menunjukkan orang yang sangat terlalu membela diri (defensive) di depan umum dan dia terlalu melindungi diri sendiri. Orang semacam ini akan sulit berkawan karena sulit membuka diri dan selalu ketakutan akan tersinggung atau terluka hatinya. Mereka selalu mempunyai kecurigaan terhadap maksud dan tujuan orang-orang di sekitarnya, yang tentu saja membuat mereka gagal menjadi bagian dari masyarakat di sekitarnya, dan menyebabkan dirinya terpencil. Kalau tanda tangan anda ada bulatan pelindung seperti itu, maka buanglah dengan segera. Tips Membuat Tanda Tangan yang Baik
Buatlah tanda tangan dari nama anda yang jelas dan terbaca, yang konsisten dan seirama dengan tulisan tangan anda. Usahakan sedikit lebih besar dari tulisan tangan anda yang biasa, namun tidak terlalu besar. Mulai huruf pertama 2-3 kali lebih besar dari huruf-huruf berikutnya. Pastikan jangan ada goresan yang mencoret sendiri nama anda, dan pastikan apabila menggaris bawahi, anda mulai dari sebelah kiri ke arah kanan. Banyak orang sukses di dunia ini menuliskan tanda tangannya dengan miring ke atas yang menandakan mereka bersemangat, hangat, ramah dan peduli. sumber : http://membacatulisantangan.com/2010/artikel-grapho/rubah-hidup-anda-dengan-merubah-tanda-tangan-anda/ Sumber referensi: http://www.berbagaihal.com/2011/09/hal-yang-harus-dihindari-dari-tanda.html
Kategori:
share
time is eternity

Di suatu waktu, ada sebuah pulau yang dihuni oleh semua jenis perasaan: Kebahagiaan, Kesedihan, Pengetahuan dan yang lain, termasuk Cinta.
Satu hari diumumkan kalau pulau itu akan tenggelam, sehingga mereka semua membangun perahu dan pergi. Kecuali Cinta. Cinta satu-satunya yang tinggal. Cinta ingin bertahan sampai di saat terakhir.
Saat pulau sudah hampir tenggelam, Cinta memutuskan untuk meminta bantuan.
Kekayaan melewati Cinta dalam sebuah perahu mewah.
Cinta berkata, "Kekayaan, bisakah kamu membawaku bersamamu?"
kekayaan menjawab, "Tidak, aku tidak bisa. Banyak sekali emas dan perak di perahuku. Tidak ada tempat bagimu disini."
Cinta lalu meminta Kesombongan yang juga lewat dengan kapal yang indah.
"Kesombongan, tolonglah aku!"
"Aku tidak bisa menolongmu, Cinta. Kamu basah dan bisa merusak kapalku," Kesombongan menjawab.
Kesedihan berada di dekat Cinta dan meminta,
"Kesedihan, biarkan aku pergi bersamamu."
"Oh . . . Cinta, Aku terlalu sedih aku butuh waktu untuk sendiri!"
Kegembiraan melewati Cinta, tetapi ia terlalu gembira sehingga ia tidak mendengar Cinta memanggil dirinya.
Tiba-tiba, ada suara,
"Mari, Cinta, Aku akan membawamu bersamaku." Ia adalah seorang yang sudah tua. Merasa sangat senang, Cinta sampai lupa bertanya kemana mereka pergi. Saat mereka sampai di tanah kering, orang tua itu pergi dengan jalannya sendiri.
Menyadari hutang budinya kepada orang tua itu, Cinta bertanya pada Pengetahuan, orang tua yang lain,
"Siapa yang menolongku?"
"Ia adalah waktu," Pengetahuan menjawab.
"Waktu?" tanya Cinta.
"Mengapa Waktu menolongku?"
Pengetahuan tersenyum dengan penuh bijaksana dan menjawab, "Karena hanya Waktu-lah yang mampu mengerti seberapa berharganya Cinta itu."
Pesan Cerita :
Kita harus menyadari betapa berharganya waktu yang kita miliki. Hidup ini sangatlah singkat dan jangan nanti kita menyesal karena begitu banyak waktu yang terbuang.
Pergunakan waktu yang ada sekarang ini untuk saling mengasihi dengan orang-orang di sekeliling kita. Serta melakukan hal-hal yang bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain.
Kategori:
inspirasi

Pada suatu hari ada seorang pemuda yang datang ke toko bunga untuk membeli bunga. Pemuda itu berencana untuk mengirimkan bunga buat ibunya yang tinggal di Desa karena sudah lama tidak pulang semenjak ia kerja di luar kota.
Setelah ia keluar dari toko, ia berjumpa dengan seorang anak kecil yang sedang memandangi etalase toko Bunga tersebut. Lalu pemuda itu bertanya,
"Apa yg kau lihat adik kecil ?"
"Saya mau membeli setangkai bunga mawar untuk ibuku, tapi harganya 1000 rupiah, sedangkan uang yang saya punya hanyalah 500 rupiah." jawab anak itu
"Baiklah biar saya belikan bunga itu untukmu" lalu Pemuda itu bertanya kepada adik kecil itu, "Adik kecil dimanakah rumah Ibumu? Biar saya antarkan dengan mobil agar kau dapat cepat sampai dan bertemu dengan ibumu"
"Terima kasih yah kak." jawab anak itu
Lalu si pemuda pun mengantarkan ke tempat yang hendak dituju oleh anak kecil tadi. Tidak lama mereka pun sampai ke sebuah kompleks perkuburan. Si Pemuda menjadi bingung dan berkata dalam hati,
"Kenapa ada seorang ibu yang tinggal di kompleks perkuburan?"
Si anak kecil bergegas turun dari dari mobil dan segera menghampiri makam Ibunya, ditaruhnya bunga yg baru didapatnya diatas makam Ibunya sambil berdoa. Si pemuda di dalam hatinya merasa terhentak setelah melihat kejadian itu.
Saat itu timbul di dalam benaknya, "Saat ini saya masih memiliki orang tua, tapi pasti suatu saat nanti saya juga akan bernasib sama seperti adik kecil tersebut."
Pesan Cerita :
Sebisa mungkinlah kita menghargai kebersamaan dengan orang tua, sebelum mereka meninggalkan kita semua. Karena waktu terus berjalan, umur pun terus bertambah. Pengorbanan Orang Tua membesarkan kita tanpa Pamrih dan terus menerus menyayangi kita tanpa mengenal lelah.
Lalu apa yang sudah kita lakukan untuk mereka?
Apakah kita mudah lelah untuk merawat dan memperhatikan mereka?
Kategori:
inspirasi
do all the good you can :D

Gelombang air bermula dari riak-riak air yang kecil yang menyebar ke mana-mana. Semakin besar gelombang air, semakin besar pula dampak dan pengaruhnya. Demikian juga "kebaikan". Kebaikan itu dimulai dari tindakan-tindakan pribadi dan juga menyangkut hal-hal yang kecil. Ketika kebaikan pribadi itu menyebar ke mana-mana, terjadilah gelombang kebaikan yang makin besar.
Suatu malam di sebuah kota di Philadelphia, AS, sepasang suami istri yang sudah tua masuk ke sebuah hotel kecil. Mereka bertanya kepada seorang resepsionis, "Masih ada kamar untuk kami berdua?"
Jawab si resepsionis, "Maaf, Pak. Penuh semua. Di kota ini kebetulan sedang ada tiga pertemuan besar, sehingga semua hotel penuh. Tetapi saya tidak mungkin menolak Bapak dan Ibu dan menyuruh pergi tengah malam begini, sementara di luar hujan dan badai. Kalau mau, Anda berdua boleh menginap di kamar saya. Saya akan segera membereskan kamar saya untuk Anda."
Pagi harinya, ketika hendak membayar, tamu itu berkata, "Kamu seharusnya bukan menjadi pegawai biasa begini melainkan menjadi manajer hotel besar bertaraf internasional! Mungkin kelak saya akan membangun hotel tersebut dan kamu menjadi manajernya."
Pemuda resepsionis itu melihat mereka dan tersenyum.Lalu, mereka bertiga tertawa.
Dua tahun berlalu. Si resepsionis hampir melupakan kejadian itu ketika ia menerima surat yang mengingatkannya pada malam hujan badai. Laki-laki muda ini juga diminta datang mengunjungi pasangan tua tersebut di New York. Terlampir, tiket pulang-pergi untuk si pemuda.
Di New York, laki-laki tua itu membawanya ke sudut Fifth Avenue and 34th Street. Lalu, ia menunjuk sebuah gedung baru yang megah disana, sebuah istana dengan batu kemerahan, dengan menara yang menjulang ke langit.
"Itu," kata laki-laki tua, "adalah hotel yang baru saja saya bangun untuk dikelola olehmu."
"Anda pasti sedang bercanda," jawab laki-laki muda itu.
"Saya jamin, saya tidak sedang bergurau," kata laki-laki tua itu, sambil tersenyum lebar.
Nama laki-laki tua itu adalah William Waldorf Astor dan struktur bangunan megah tersebut adalah Waldorf-Astoria Hotel. Laki-laki muda itu, adalah George C.Boldt.
Pesan Cerita :
Keramahan dan kebaikan resepsionis itu, untuk menerima tamu yang mengalami kesulitan di tengah malam, sebetulnya bukan perbuatan yang sulit untuk dilakukan. Semua orang sebetulnya bisa melakukannya. Apa sulitnya menyapa, menyalami dan menerima orang dengan senyum ramah? Apa sulitnya memperlakukan semua orang dengan kasih, kemurahan, dan rasa hormat?
Berbuat baik itu tidak rugi! Jangan malas berbuat baik, apalagi karena pesimis. Mari, mulai berbuat baik dari diri kita sendiri.
Kategori:
inspirasi
pengorbanan di balik ketidakpedulian
Seorang dokter sedang bergegas masuk ke dalam ruang operasi di karenakan ada seorang pasien yang membutuhkan bantuannya.
Sang ayah dari pasien yang akan di operasi menghampirinya dan dengan gusar berkata "Kenapa lama sekali anda sampai ke sini ? Apakah anda tidak tahu bahwa nyawa anak saya terancam jika tidak di operasi?
Dokter itu tersenyum dan berkata "Maaf, saya sedang tidak berada di rumah sakit, tapi secepatnya saya menuju kemari ketika pihak rumah sakit menghubungi saya"
Kemudian dokter tersebut bergegas menuju ke ruang operasi, setelah beberapa jam ia keluar dengan senyuman di wajahnya dan berkata kepada ayah dari pasien tersebut "Syukurlah, anak anda sudah tertolong dan keadaannya sudah sangat stabil".
Tanpa menunggu jawaban sang ayah, dokter tersebut berkata lagi "Suster akan membantu anda jika ada yang ingin anda tanyakan", setelah berkata dokter tersebut segera berlalu dengan tergesa-gesa.
Sang ayah berkata kepada suster "Kenapa dokter itu angkuh sekali ? dia kan sepatutnya memberikan penjelasan mengenai keadaan anak saya !!!"
Sambil meneteskan air mata suster menjawab "Anak dokter tersebut meninggal dalam kecelaaan kemarin sore, ia sedang menguburkan anaknya saat kami meneleponnya untuk melakukan operasi pada anak anda. Sekarang anak anda sudah selamat dan ia bisa kembali berkabung".
Pesan Cerita :
Janganlah kita tergesa-gesa memberikan penilaian terhadap seseorang, tapi maklumilah bahwa setiap orang di sekeliling kita menyimpan cerita kehidupan yang terbayang di benak kita.
Semoga kita semua bisa menjadi manusia dengan rasa toleransi yang semakin luas dan bersyukur dengan apa yang telah kita miliki dalam hidup ini. Ingatlah, kita bukannya satu-satu manusia dengan segudang masalah.
Tersenyumlah, karena senyum mampu membasuh setiap luka
Maafkanlah, karena maaf mampu menyembuhkan semua rasa sakit
sumber: kaskus
Sang ayah dari pasien yang akan di operasi menghampirinya dan dengan gusar berkata "Kenapa lama sekali anda sampai ke sini ? Apakah anda tidak tahu bahwa nyawa anak saya terancam jika tidak di operasi?
Dokter itu tersenyum dan berkata "Maaf, saya sedang tidak berada di rumah sakit, tapi secepatnya saya menuju kemari ketika pihak rumah sakit menghubungi saya"
Kemudian dokter tersebut bergegas menuju ke ruang operasi, setelah beberapa jam ia keluar dengan senyuman di wajahnya dan berkata kepada ayah dari pasien tersebut "Syukurlah, anak anda sudah tertolong dan keadaannya sudah sangat stabil".
Tanpa menunggu jawaban sang ayah, dokter tersebut berkata lagi "Suster akan membantu anda jika ada yang ingin anda tanyakan", setelah berkata dokter tersebut segera berlalu dengan tergesa-gesa.
Sang ayah berkata kepada suster "Kenapa dokter itu angkuh sekali ? dia kan sepatutnya memberikan penjelasan mengenai keadaan anak saya !!!"
Sambil meneteskan air mata suster menjawab "Anak dokter tersebut meninggal dalam kecelaaan kemarin sore, ia sedang menguburkan anaknya saat kami meneleponnya untuk melakukan operasi pada anak anda. Sekarang anak anda sudah selamat dan ia bisa kembali berkabung".
Pesan Cerita :
Janganlah kita tergesa-gesa memberikan penilaian terhadap seseorang, tapi maklumilah bahwa setiap orang di sekeliling kita menyimpan cerita kehidupan yang terbayang di benak kita.
Semoga kita semua bisa menjadi manusia dengan rasa toleransi yang semakin luas dan bersyukur dengan apa yang telah kita miliki dalam hidup ini. Ingatlah, kita bukannya satu-satu manusia dengan segudang masalah.
Tersenyumlah, karena senyum mampu membasuh setiap luka
Maafkanlah, karena maaf mampu menyembuhkan semua rasa sakit
sumber: kaskus
Kategori:
inspirasi
Menurut laporan “City Evening Post”, di pagi buta, 13 Pebruari 2008, Li Yuanyuan telah memakaikan baju bagi anak dan sang ibu yang baru sembuh dari sakitnya. Jam 10 pagi, Yuanyuan berjongkok di depan sang ibu, meletakkan kedua kaki ibu di pinggangnya lalu memanggul sang ibu, kemudian menggendong putrinya yang berdiri di atas tempat tidur.
Kedua tangan Yuanyuan dipakai untuk menyangga sang ibu, sedangkan sang ibu membantu merangkul cucunya mengitari leher Yuanyuan. Dengan cara inilah tiga orang tersebut saling berangkulan dengan susah payah keluar dari rumah sakit. Sang ibu telah lumpuh selama 21 tahun, selama 21 tahun itu pulalah Yuanyuan terbiasa memanggul sang ibu keluar masuk rumah sakit.
Ketika Yuanyuan berusia 7 tahun terjadilah sebuah kecelakaan lalu lintas yang benar-benar telah merubah kehidupannya. Karena kecelakaan ini ibunda mengalami kelumpuhan pada kedua kaki yang
diperparah dengan menghilangnya sang ayah. Sejak saat itu, Yuanyuan menjadi tulang punggung rumah tangga. Karena tidak ada penghasilan Yuanyuan menghidupi keluarga dengan menjadi pemulung, uang hasil kerja kerasnya habis terpakai untuk mengurus sang ibu.
Rasa bakti Yuanyuan kepada orang tua sangat menyentuh hati para tetangga, banyak tetangga yang dengan sukarela memberi bantuan kepada sang ibu dan putrinya ini. Karena sepanjang tahun hanya mampu berebahan, otot kaki sang ibu sering kejang, sakitnya tak tertahankan.
Ada seorang tetangga yang berprofesi sebagai seorang dokter tradisional tua, setiap hari membantunya memberikan terapi akupunktur terhadap ibu Yuan-yuan, bahkan mengajarnya menggunakan teknik akupunktur sederhana. Sejak berusia 11 tahun sampai sekarang, Yuanyuan sudah dapat menggunakan teknik akupunktur untuk meringankan rasa sakit ibunya.
Tiga tahun yang lalu, Yuan-yuan menikah, setahun kemudian, Yuanyuan melahirkan seorang putri. Namun di mana pun dan kapan pun, Yuanyuan tidak pernah meninggalkan sang ibu, dia dan suaminya bersama-sama memikul tanggung jawab mengurus sang ibu.
Meskipun rumah tangganya tidak terbilang kaya, mereka sangatlah puas. Sang ibu berkata, terkenang masa 21 tahun ini meskipun penuh penderitaan, namun dia sangat puas, dia merasa diri-nya sama dengan orang tua lain yang juga telah menikmati kehangatan keluarga
Pesan Cerita :
Anak–anak seyogyanya berusaha melakukan kewajibannya sebagai anak dengan sebaik-baiknya. Dalam Sigalovada Sutta diuraikan mengenai 5 macam kewajiban anak kepada orang tuanya, yaitu :
1. Merawat dan menunjang kehidupan orang tuanya terutama di hari tua mereka.
2. Membantu menyelesaikan urusan-urusan orang tuanya.
3. Menjaga nama baik dan kehormatan keluarganya.
4. Mempertahankan kekayaan keluarga, tidak menghambur-hamburkan harta orang tua dengan sia-sia.
5. Memberikan jasa-jasa kebahagiaan kepada orang tuanya yang telah meninggal dunia.
sumber: http://livebeta.kaskus.us/thread/000000000000000013327565/seri-kisah-bermakna-saya-rela-menjadi-tongkat-ibu-sepanjang-hidupku
Kategori:
inspirasi
![]() | |
| bangka botanical garden |
![]() |
| pohon pinus |
Bangka Botanical Garden (BBG) objek wisata terbaru di Propinsi Bangka Belitung tepatnya di Pangkalpinang, letaknya tidak jauh dari pantai pasir padi. disini terdapat beberapa kebun atau tanaman seperti buah naga, sayuran, dan kebun bunga, dan ada peternakan sapi serta disediakan tempat pemancingan. objek wisata ini masih dalam proses pengembangan. ^_^
Kategori:
share
Subscribe to:
Comments (Atom)

.jpg)

.jpg)
.jpg)